Birrul Walidain

Makna Birrul Walidain

Birrul Walidain artinya budi pekerti kepada orang tua. Al-Birr dimaknai husnul khuluq (budi pekerti yang baik) berdasarkan hadits An-Nawasi Ibn Sim’an Al-Anshari yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang makna al-birr dan al-itsm; dia berkata,

سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ فَقَالَ الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ

“Saya bertanya pada Rasul tentang arti al-Bir dan al-Itsm. Maka (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam)  menjawab: “Al-Birr adalah budi pekerti yang baik. Sedangkan al-Itsm adalah apa yang muncul di hatimu, dan kamu sendiri tidak senang tatkala manusia mengetahuinya.”  (HR. Muslim).

Perintah Allah Subhanah wa ta’ala tentang Birrul Walidain

Perintah Allah tentang Birrul Walidain

Allah Ta’ala berfirman

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

“Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada kedua orangtuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Ankabut: 8).

Menghormati kedua orang tua memang sebuah keharusan, karena ini perintah dari Allah dan Rasul-Nya. Maka dari itu kita sebagai anak haruslah berbakti kepada mereka selagi masih hidup maupun sudah mati. Bagi orang tua kalian yang masih hidup, inilah kesempatan kalian agar selalu berbakti kasihinilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kita diwaktu kecil. Ridha Allah ridha orang tua.

RIdha Allah ada pada keridhaan orang tua

رِضَا الرَّبِّ فِى رِضَا الْوَالِدِ وَسَخَطُ الرَّبِّ فِى سَخَطِ الْوَالِدِ

“Keridhaan Tuhan ada pada keridhaan orang tua dan kemurkaan Tuhan ada pada kemurkaan orang tua” (HR. Tirmidzi)

Berbakti kepada kedua orang tua dalam wacana Islam adalah persoalan  utama, dalam jejeran hukum-hukum yang terkait dengan berbuat baik terhadap sesama manusia.  Dalam banyak firman Allah dan demikian juga Hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, Birrul Walidain orang tua dengan memberikan ‘bingkai-bingkai’ khusus, agar dapat diperhatikan secara lebih saksama. 

Link ref : https://tarbawiyah.com/2018/07/04/birrul-walidain/

Baca juga artikel saya https://annisahamidah.web.id/category/pengetahuan-islam/

  • Leave a Reply